Friday, 29 July 2011

Energi Translasi - Translating a Text

Men-translate sebuah text itu tidak mudah. Bagi saya hampir seperti meracik obat untuk penderita penyakit akut. Salah2 taker, bahan, ato ramuan bisa menyebabkan si penderita bertambah parah ato bahkan mati. Sama halnya dengan analogi ini, salah2 pemilihan kata dalam men-translate sebuah text dapat menyebabkan misunderstanding parah yang memicu susahnya para interpretan untuk memahami maksud ato inti daripada text tsb. :)

jalan raya solo-semarang,
jumat, 20 mei 2011
04.36

Tuesday, 26 July 2011

Little Solstice City - Salatiga ;)

Banyak yang bilang Salatiga adalah kota kecil yang jauh dari kesan (bahkan kenyataan) gemerlap dan spektakulernya kehidupan kota urban. Justru anggapan (yang nampaknya keburu jadi mindset) ini salah besar di mata saya. Menurut saya, Salatiga adalah kota dimana saya menemukan pribadi-pribadi hebat, lingkungan yang tulus, dan kesederhanaan hidup.That's what I usually name this lovable city, Solstice.

Sedikit info dari Mbah Google: A solstice is an astronomical event that happens twice each year when the Sun's apparent position in the sky, as viewed from Earth, reaches its northernmost or southernmost extremes. The name is derived from the Latin sol (sun) and sistere (to stand still), because at the solstices, the Sun stands still in declination; that is, the apparent movement of the Sun's path north or south comes to a stop before reversing direction. Simpelnya, Solstice adalah titik balik matahari. Di tempat inilah saya mendapat refleksi diri luar biasa yang mengubah sudut pandang saya tentang hidup. OBRIGADO!

A Glimpse of Sights from Pope John Paul II

Yohanes Paulus II, dalam Ensiklik Laborem Esercens (1981), mengatakan, 'Dengan bekerja manusia memperoleh rezekinya dan menyumbang bagi kemajuan ilmu dan teknologi. Dengan bekerja manusia meningkatkan taraf kebudayaan dan etis masyarakatnya. Manusia dipanggil untuk bekerja, dan kegiatan apapun entah jasmani, entah intelektual, terserah bentuk dan keadaannya, dapat dianggap pekerjaan. Kerja membedakan manusia dari makhluk lain di dunia ini, maka kerja sungguh memperoleh bentuk khasnya dari manusia dan kemanusiaan.'

Tetapi, manakah yang akan kita pilih dalam bekerja? Menjadi karyawan atau wirausahawan? Yang jelas, menjadi karyawan atau wirausahawan, sama-sama mengantar kita pada kesuksesan!

Source:
Utusan No. 7 Tahun Ke 61, Juli 2011.

A billet doux to Mamski. ;)

Dear Mamski,

from the deepest part of our hearts, we'd like to say, 'Happy happy B day, Mam! All the best prayers! We wish U the very awesome luck! Have a great great blissful days, weeks, months, and yearsssssssss! We love U and we totally adore U! May Big Boss JC always bless and grants all Ur cherished desires! Rock on, Mam!

We also thank U for giving us moral and psychological guidance as well as Ur spiritual and material support. Those forms of affection really mean a lot us ;) ;) ;) We know that this note will not be enough to convey our sincerest gratefulness as a compliment, regards, and attention. Yet, we unfeignedly hope that this one will be a note recognizing appearance of words that can be used to describe or identify our pieces of consciences that hardly expressed thru our deeds.

Tillyke med fodselsdagen..
Ma Gud velsigne jer altid..


Jeg respektfuldt,
Warm hugs and kisses..


Nissa, Ninna ;)

Wednesday, 1 June 2011

aku ki sopo...

Aku ki opo?
Aku ki dudu opo-opo..
Aku ki sopo?
Aku ki dudu sopo-sopo..
Aku ki sing ndi?
Aku ki sing tansah ditresnani Gusti..


Homili paling yahud sepanjang setengah tahun ini. Sounded sooo religious, isnt it? Am I? Supposed I? Hehe.. Yepp, smtms, people need to retrieve, to draw back, and to find a comfy shelter to reside and recite their private message towards The One and Only, The Omnipresent God: say prayers. Thanks Big Boss, for this entirely blissful day. So glad been there.. (:
 


Am not yet faithful but I shall try.. On ma way back home,
Sun, May 29, 2011
05:38

Do I Envy You?!

Entahlah, pagi ini saya terhenyak dengan sebuah pesan singkat yang dikirim oleh seorang teman . dia memberitahukan bahwa dia masuk peringkat lima besar pada sebuah sayembara cerpen yang diadakan oleh salah satu perguruan tinggi swasta di kota ini. Seketika gairah menulis saya kembali bangkit setelah membaca pesan tersebut. Haha, sungguh mental yang jelek memang. Saya hanya dapat menertawakan diri saya dalam sepersekian detik. Mengapa dorongan untuk kembali bercinta dengan pena, lembaran folio, tuts computer, dan rangkaian kata yang sarat makna hanya timbul setelah mendapat impuls dari rangsangan cemburu dan rasa ingin memiliki hal yang sama? Pertanyaan yang sulit. Bahkan untuk diri ini.

Mandeg.







Tak ada kata yang kembali tergores dan jentikan indah ketika 

jari-jari lentik ini melompat kesana kemari, memperebutkan tuts

yang benar untuk digilas dengan keras sehingga layaknya merakit

sebuah perahu kata yang indah dan berirama. 

Dalam diri saya sungguh mimpi dapat menghasilkan  tulisan yang 

otentik dengan kadar idealism yang tinggi; tidak pasaran.  Tapi 

bagaimana saya bisa mencapainya jika niatan menulis ini hanya 

datang pada saat tertentu saja? Oh, come on! Saya ingin 

menghasilkan sebuah karya yang tidak klise dan benar berkualitas, 

tanda seru!


Koma,
Saya melihat setitik cerah, yapp..
Sampai jumpa esok hari.

Ini rahasia.
Markas besar rahasia.
June 17, 2010
10.20 am
 

Lama Tak Dibelai...

jyahahahahahhahahk..
uhuk-uhuk.. hueeeeeeeeeeks..


jangan ngeres dulu ahh sodaraa! bukan masud ane nulis yang kaga2, cuman ane ngerasa pas aja ama judul entri ini.. wekeke.. sembari ngendon en nancepin pantat sedalem mungkin di bangku perpustakaan, ane uda niat banget buat ngebelai-belai ama mijit-mijit punggung alus papan ketik si komeng.. biar gimana juga, disambi cari2 referensi buat cowok ane yang paling ganteng sjagad raya: Raffaello Skripzzio da J'ournallo. dikasi waktu sampe selasa depan, ane kudu pinter2 nyari gaya bercinta ama si Raffa, biar hasilnya oke punya ama muga2 kaga ada revisi lagi.. AMIN. uda ahh, ane mo ngupil duyu.. keburu siang, si upil tar makin crispy.. hahah.. *jijik bgd dahh omongan ane*

PEACEOUT!