Showing posts with label asa. Show all posts
Showing posts with label asa. Show all posts

Friday, 11 November 2016

almanak penggenggam sang hujan

setelah sekian lama menghela nafas di khayangan,
saatnya ku turun main layangan,
setelah sekian lama mengulum rindu mengucap janji,
saatnya ku rebah dalam sembah,

bulir keringat beradu sendu,
tak pelak hadir pula sang waktu.
menggelinjang manja
menggoda.

berdiri bulu kakiku,
menyambut luapan air.
banjir.







Monday, 21 January 2013

Dialektika Dini Hari

sekian lama tenggelam
dalam temaram
mencoba bangkit
meskipun sakit

senandung lirih
alihkan asa dan rasa
menuntun langkah laju ke depan,
bukan ke belakang

berkecamuk hebat dalam derap langkah menuju fajar
dengan pertolongan para agen rahasia utusan neptunus yang berkuasa di Bikini Bottom
meraih kebebasan
bebas lepas
lebih manis lebih lepas
lebih manis lebih lepas
mengikut perasaan



Wednesday, 19 December 2012

What happened in the zoo?







Yesterday I went to the zoo,
and I saw someone like you.
He was holding a red-black shoe,
the one I bought especially for you.

When my eyes went blue,
then the peacock flew,
There was a cat beneath my red-black shoe,
It was waiting for the rat which brought the super duper glue

Yesterday I glued my heart on you,
When I realized I did it in the zoo,
In the zoo,
In the zoo,
I rolled the dice for me and you.




Medio Yuni 2010
Malam temaram

Potongan Prosa yang Maha Menohok -- Part I



Sebuah hubungan yg dibiarkan tumbuh tanpa keteraturan akan mjd hantu yg tdk menginjak bumi, dan alasan cinta yg tdnya diagungkan bisa berubah mjd utang moral, investasi waktu, perasaan, serta perdagangan kalkulatif antara dua pihak.










Suatu bab di Filosofi Kopi oleh Dee.


Tuesday, 18 December 2012

Pekok dan Naif itu Beda Tipis

ah, sudahlah. 
yang pekok jangan diperolok.
yang naif jangan dibilang arif.


kepekokan dan kenaifan memang susah dibedakan. coba simak definisi kedua kata tersebut. 
p e k o k
Kata ini menunjukkan kebodohan yang teramat sangat. 

n a i f
1 sangat bersahaja; tidak banyak tingkah; lugu (krn muda dan kurang pengalaman); sederhana; 2 celaka; bodoh; tidak masuk akal
ke·na·if·an n perihal naif; keadaan naif.


oke deh. setelah melihat penjembrengan arti kedua kata tersebut, terbukalah mata saya. ternyata memang naif dapat diartikan pekok. well, not that pekok, actually. yang membedakan cuman kadar atau tingkat kebodohannya saja. 

hmm, belom ada alat ukur yang valid untuk mengukur level kepekokan seseorang. but, check this Joko Anwar's piece of shit! what's your opinion about si mbak'e? is she naive or pekok? kindly drop by and say what you need to say! xo



Saturday, 15 December 2012

Optimism Vs. Scepticism Vs. Apathy

sweet Jesus! how days went by so freaking fast and now we come to the end of the world (mayans said, lol) i must say that things didn't go well for me recently. misfortunes did happen. i can't hide myself from it. you do too.

the thing is, as i go thru each day living a life here. in this hellish townie, i can sum up few drips of gaining our very own self-encouragement:

it's not about giving up. it's about persistence and endurance!

at least, this can boost up an energetic attempt to achieve my goals and yours!
F I G H T I N G! ! !

Wednesday, 12 December 2012

Senja Sendu........

BLARRR!!!!!!

suasana sore saya belakangan ini menjadi lebih sendu daripada tahun-tahun lalu. mungkin karena adanya kepingan yang hilang itu. 
lebih memilih menenggelamkan diri dalam alunan-alunan melodi anti distorsi. berharap dapat melarikan diri dari kenyataan. jauh berlari. hahaha. cape juga. 
uda ah. gombal aja. selamat menikmati sore!

  

Saturday, 1 December 2012

Balads of The Urip

memasuki dunia kerja dan lingkungan kerja baru serta merta membuat seolah-olah dibawa dan kemudian dilemparkan ke sebuah padang tandus dengan vultures meraja lela.

n e w b i e .  

situasi dan kondisi baru dengan sergap menghinggapi. menjamah dan coba merasuk jauh ke lini-lini pertahanan.

peraturan dan tata tertib serba sak-klek menghantui tiap jengkal langkah kaki.

orang-orang yang mementingkan diri sendiri ada di mana-mana. entah itu di rumah sendiri, kantor atau di tengah mayarakat. bahkan di  bawah ketiak anda sekalipun.

merasa belum terpanggil. 
belum ikhlas menjalaninya.
pekerjaan mulia.
tanggungan moral dan masa depan bangsa.

layaknya hadis Imam Bukhari yang berbunyi, "Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat bagi orang lain."

hidup di dunia ini bukan untuk diri sendiri (meski tak memungkiri ego masih ambil bagian dalam perjalanan ini), tetapi untuk kebahagiaan dan kesejahteraan orang lain. 

nb: pesan sponsor
BRO, Y U NO SANTAE???
*melipir manja*
 
  

Saturday, 13 October 2012

mesmerising stance.





black cloud is hooded over my head during these couple months.
it's been three months since the last time we touched the sky together.
the rolling thunder.
lingering.
the flashing lightning.
tinkling.

all i can do is merely waiting.
waiting for the sun rises.
waiting for the rainbow arches.
waiting for the moon embraces.
waiting for your sweet summer kisses.

well, let's just stop and think.




time has elapsed.
it runs inside my veins, yours too.
the experience of affection and emotional states,
intermingled.
all together.

i have destroyed the integrity of our togetherness;
at ease by force;
and finally,
causes to separation into pieces or fragments.



Friday, 13 July 2012

let's play together: Adhitia Sofyan - Blue Sky Collapse

 

Blue Sky Collapse
Music and Lyrics by Adhitia Sofyan


As I walk to the end of the line
I wonder if I should look back
To all of the things that were said and done
I think we should talk it over

Then I noticed the sign on your back
It boldly says try to walk away
I go on pretending I’ll be ok
This morning it hits me hard that

Still everyday I think about you
I know for a fact that’s not your problem
But if you change your mind you’ll find me
Hanging on to the place
Where the big blue sky collapse

As I stare at the wall in this room
The cracks they resemble your shadow
When everyday I see time goes by
In my head everything stood still

I’m waiting for things to unfreeze
Till you release me from the ice block
It’s been floating for ages washed up by the sea
And it’s drowning, thought you should know that

You see people are trying
To find their way back home
So I’ll find my way to you

Strangled in Strange

howdy, Mother Earth? i hope u're doing fine every single day :)
you know, it's been 5 days i'm enrolling in the new werk place.
idk for sure. still blur.

looking around. not even a glimpse of sight.
LOST.
L  o  s  t

l                    o                        s                           t

L
O
S
T

L
  O
     S
       T

entahlah mas bero dan mba bero..
rasanya sih aneh, bahkan mungkin bbrp mencibir..
God, gimme strength..





Tuesday, 26 June 2012

let's play together: This Never Happened Before



Paul McCartney

This Never Happened Before


I'm very sure
This never happened to me before
I met you and now I'm sure
This never happened before

Now I see
This is the way it's supposed to be
I met you and now I see
This is the way it should be

This is the way it should be for lovers
They shouldn't go it alone
It's not so good when you're on your own

So come to me
Now we can be what we wanna be
I love you and now I see
This is the way it should be

This is the way it should be

This is the way it should be for lovers
They shouldn't go it alone
It's not so good when you're on your own

I'm very sure
This never happened to me before
I met you and now I'm sure
This never happened before (this never happened before)
This never happened before (this never happened)
This never happened before (this never happened before)

Mo(U)rning Breeze




morning breeze,

kinda cliche looking at these flickering dreams
strangled
muffled
throttled

living two sided coins surveillance.
do you ever feel the same?

morning breeze,

all i can see is you.
jotting down our unbearable stories
do you ever feel the same?

morning breeze,

all i can feel is you,
pouring out our connected intuition
into a glass of beery smell
do you ever feel the same

morning breeze,

all i can hear is you,
murmuring thunder of affection storm.
so hardcore
i'm so lighted up.
do you ever feel the same?





all i can relish is you,
the super sensation of the rolling stones
the rock 'n roll fella
the coffeemate
partner in crime
like bonnie and clyde

oh well,
we're gonna be fine,
without that

mo(U)rning breeze.
anymore.
any-freaking-more.
:(


galauing time,
Tuesday Mourning


*noche niche cliche gauche








Saturday, 23 June 2012

Hello - - Goodbye :'(

back sound:

sedih mamen. menyesakkan dada. pas kemaren musti pamitan sama anak2 di Ora et Labora :(
terkadang emang mereka ngeselin, susah diatur dan sebangsanya. tapi pas kita musti pisah pun ternyata rasanya kek dilempar ke ruang hampa, tanpa kita dikasi kesempatan untuk ambil napas dalem2.......... semua begitu cepet berlalu. like a blink of an eye. as simple as that. tak berasa. ber-asa. musti ninggalin anak2 yg uda kita dapet chemistry nya dan musti adapt lagi dengan lingkungan baru. semua yang serba baru.



rasa-rasanya baru kemaren ketemu sama anak2 ini... dalemnya hati seseorang emang ga pernah ada yg tau... :'( ternyata rasa kehilangan ini begitu membekas di hati sanubari gw (halah..) bukannya sok emosional nih.. but honestly, i cried. i cried a lot. yesterday, after giving them their report cards, i cried. i cried like a baby. there's some.. well i dunno for sure, like a strong connection between us..

all in all, thanks for being nice students, guys (with no exceptions..) never forget 5C CheBest!

Saturday, 16 June 2012

Meretas Mimpi di Kota Munafik Penjual Asa Kaum Urban

Hmm, ini tulisan sebenernya buah dari hasil penglihatan gw selama hampir 1 th gw idup di kota urban ini. di kota ini (dan sekitarnya, yg populer bgd dengan sebutan "bodetabek"), semua jenis makhluk hidup tumplek blek, kek nasi campur ibu warteg bahari depan komplek. banyak pemandangan absurd dan pikiran-pikiran liar yg muncul seiring waktu berusaha bersenyawa dengan ritmis kota sinis ini.

waktu itu gw menganggap tinggal di kota ini palingan juga sama aja sama di kota asal gw, di mana semua serba santai, whew, and i really admit that life's so laid back--but yet lame--there. ternyata, kenyataan berbeda dengan angan. emang bener kate orang sini, "ngapain neng ke jakarta? jakarta lebih kejem drpd ibu tiri lho!" widih! dibilang begeto ati siapa yg kagak bergidik coba?

*intermezzo: #np Beatles - Ticket to ride

kehidupan di kota ini pun punya dua sisi. sisi serba berkecukupan dan serba berkekurangan. sempet enek jg ngeliat dan ngalaminnya. di kota ini, manusia harus mulai membangun pondasi sekuat pondasi ceker ayam biar atinya gak mudah kena goda. entah bener ato gak yg dibilang di tipi-tipi, tp di sini.. di kota ini.. mau liat pemandangan indah? ADA. pemandangan mewah? BANYAK, tinggal pilih mo ke mall mana, plaza mana, square mana.. pemandangan mengesankan? tinggal nge busway, milih ke arah mana.. mega kuningan? last but not least, pemandangan mengenaskan............... tersebar. menyebar. menggerogoti seluruh sendi kehidupan di kota ini.

pernah suatu ketika saya menonton sebuah film indie yg berjudul "fiksi" di situ tokoh utama, si Bari, bilang di rusun, semua karakter orang ada. campur bawur. mulai dr keluarga biasa, mahasiswa, pelacur, banci, gay, istri simpanan, pengedar narkoba, orang kantoran, dsb. dan kayaknya sih emang bener.

satu lagi tempat serupa yang gw bener2 ngalamin. KRL EKONOMI. JURUSAN MANAPUN. coba lu naik kereta varian ini. niscaya lu  bakal ngeliat jegarda mini yang diungkep dalam beberapa kotakan besi bernama gerbong. matdirodok, segala macem orang berjubel di sini. dari pengemis, pengamen, anak jalanan, yang modelnya sedemikan hingga bisa diklasifikasikan menjadi beberapa golongan. dan rata2 golongannya mengenaskan. semuanya dengan beringas menyerang ibu kota negara kita. kota yang notabene mereka, kami, kita, menaruh pengharapan akan kehidupan yang lebih layak, akan kehidupan yang sungguh memanusiakan (?) ckck. rasakan dan renungkan. masa depan.


Sunday, 22 April 2012

TAPI ITU (BUKAN?) AKU, WOWOWO…



You might think I’m out of my mind as I reconsider my career as a teacher. No, this is just not me… I’ve just given up a job that people think easy to handle. NO, IT’S DEFINITELY NOT! Saya ngerti pasti bakalan banyak orang yang kecewa dengan keputusan yang saya ambil. Entahlah, setelah saya pikirkan dan pertimbangkan, daripada saya pada akhirnya terlalu memaksakan diri, padahal dari awal saya memang tidak berniat menjadi guru. Ini gila, menurut mereka. Tapi menurut saya, ini bukan hal u-yang saya nikmati sepenuhnya. Untuk menjadi guru privat bagi saya sebenarnya tidak masalah, namun untuk guru di sebuah institusi formal? Memang baiknya saya berpikir ulang dan mempertimbangkan dampak ataupun efek samping yang akan timbul dari apa yang saya putuskan.
MAN JADDA WAJADA: SIAPA YANG BERSUNGGUH-SUNGGUH PASTI AKAN BERHASIL!
MAN SHABBARA ZHAFIRA: SIAPA YANG BERSABAR PASTI AKAN BERUNTUNG!
References:
Fuadi, Anwar. (2009). Negeri lima menara. Jakarta: Kompas Gramedia.
Fuadi, Anwar. (n. d.). Ranah tiga warna. Jakarta: Kompas Gramedia.


ditulis seketika setelah saya mendarat di kota peluh buruh ini...
medio agustus 2011.. 

Friday, 30 March 2012

jatuh bangun aku mengejarmu..

yah, mungkin judul entri ini cukup mendeskriditkan hal-hal absurd yang saya alami selepas masa-masa kejayaan saya sebagai manusia yang dianugerahi bakat rebel luar biasah. kehidupan musti beralih ke pace yang teratur dan serba rempong. goals must be set. dreams must be chased. real life must be faced.

betuls.

ini adalah titik awal dari kehidupan nyata tanpa bayangan orang tua yang bakalan saya, kamu, kita, tukang baso, tukang somay, satpam, dokter, dan kusir delman, semua. SEMUA orang akan mengalami nya. mengalami pendewasaan diri dan pembelajaran canggih akan hidup dan prosesnya. menyenangkan sekali untuk menikmati setiap jengkal dari apa yang kita alami sehari-hari.

entahlah.
namun saya berpikiran demikian.

untuk menikmati dan meresapi hingga ke dasar terdalam lentisel hati dan perasaan kita, jauh dilambungkan ke arah inti dari stomata-stomata rasa, seluruh simpul alam bawah sadar, terkapar. tidak usah diambil pusing. ini memang jalan yang sudah dipilihkan Tuhan bagi saya, makhlukNya yang used to be freakingly rebellious.

dari awalnya, saya sudah jatuh cinta kepada kota munafik penjual mimpi kaum urban ini. saya mulai merangkai kerangka layang-layang mimpi yang terlampau tinggi hingga ketika tiba saatnya terbang, justru limbung oleh terpaan angin muson. *gak usah nanya angin muson apa, diem aja lu haha* 

keburu pede berat, mengalami penolakan di berbagai instansi rasanya seperti tertabok toya sakti Sun Go Kong. mantab dan saking spektakulernya jadi tidak berasa tremornya. masa-masa awal terdampar di kota ini bener-bener berasa kayak cacing yang lagi digaremin sama bocah2 kampung belakang komplek. bagaimana tidak, pertama datang sudah diterima di sebuah sekolah di daerah Pamulang, Tangsel. tapi ya mo pegimane lagi, belom dapet chemistrynya cin, jadi saya lepas gitu aja..

kemudian perjalanan saya menuju kebahagiaan dimualilah. berbagai macam cara saya cuba. utung halal semua. haha. dari bank A-Z, dari sekolah X-Y. sebuah sms mendarat manis di inbox saya siang itu. info lowongan pekerjaan. bagai angin syurga, saya tergerak untuk apply ke instansi tsb. sambutan awal terecap manis di bibir, memutar makna. prahara ternyata bercokol dibalik pintu besi ruko sempit berlantai dua itu. diperlakukan bak babu, job desc amburadul, dan hilangnya kepercayaan pada Tuhan tak terelakkan.

adalah sebuah outsourcing company di wilayah summarecon tangerang....................

*udahan dulu ye, gw ngantuk gilak, lanjut besok aje. yuk, bye. muah. kecup krunchhhyyyeah ;** 

Sunday, 12 February 2012

Selamat Datang di Jekarda!

well, ini memang bukan buah kata saya sendiri, tapi, penggalan isi dari sebuah novel 'true story' ini bener2 menggelitik saraf2 tengil saya. I shud say, this writing am about to co pas really reflects my real condition up here. hmm, bagaimana bunyinya? demikian kira2..



...

udara kota yang panas dan lengket ini menyambutku. kebisingan dan kesibukan di bandara (DI ANGKOT!) sudah terlihat dan menggambarkan karakter orang-orang kota ini yang selalu MENGEJAR UANG dan BERPACU BERSAMA PUTARAN WAKTU. TIDAK ADA SENYUM yang ku lihat TIDAK ADA KERAMAHAN yang tidak didasari dengan UANG kelihatannya--itu menurutku. JAKARTA, aku pun akan hidup di sana. bergelut bersama kesibukan yang tidak mengenal putus. memasuki sebuah arena yang sama sekali baru, sama sekali berbeda dengan kotaku, yaitu SOLO yang PENUH DENGAN KETENANGAN DAN RASA DAMAI.

(diary pramugari, Agung Webe, 2011)

Thursday, 8 December 2011

Notulensi Senja Hari

seketika seluruh isi alam raya tak berpihak padaku.
seluruh tata surya tak menoleh padaku.
dan seluruh muka bumi menjadi tak tak dung deshh padaku.

kesemuanya memicing mata arahnya padaku.
apakah aku salah?
apakah aku hina?
apakah aku dosa?

nadir.

nanar.

biner.

hanya notulensi. hanya anomali.

apakah aku salah jika hanya minta lebih beruntung?




dituliskan pada sore hari yang linglung.